Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) telah memberikan bantuan Dana Peningkatan Usaha Pariwisata (DPUP) kepada 24 desa wisata di 12 provinsi di Indonesia. Bantuan ini bertujuan untuk mengembangkan potensi pariwisata di desa-desa tersebut sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat setempat.
DPUP merupakan salah satu program dari Kemenparekraf yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk dan layanan pariwisata di Indonesia. Melalui bantuan ini, diharapkan desa-desa wisata dapat mengembangkan infrastruktur pariwisata, meningkatkan kualitas produk kerajinan lokal, serta meningkatkan promosi pariwisata.
Salah satu desa yang menerima bantuan DPUP adalah Desa Trunyan di Bali. Desa ini terkenal dengan adat dan budaya uniknya, yaitu pemakaman di bawah pohon besar yang dikenal dengan nama Pura Pancering Jagat. Dengan bantuan DPUP, Desa Trunyan dapat mengembangkan infrastruktur pariwisata, seperti pembangunan jalan menuju lokasi wisata, peningkatan kualitas homestay, serta pelatihan untuk mengembangkan produk kerajinan lokal.
Selain Desa Trunyan, masih ada 23 desa wisata lainnya yang juga menerima bantuan DPUP dari Kemenparekraf. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan desa-desa wisata dapat menjadi destinasi pariwisata yang menarik dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Kemenparekraf terus berkomitmen untuk mendukung pengembangan pariwisata di Indonesia, termasuk di desa-desa wisata. Melalui program-program seperti DPUP, diharapkan pariwisata di Indonesia dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat dan negara.